Skema dan Mekanisme PPHI dalam Meningkatkan Efektivitas Hukum Ketenagakerjaan
DOI:
https://doi.org/10.52249/ilr.v6i2.684Keywords:
relasi industrial, mekanisme PPHI, alternatif penyelesaian sengketaAbstract
Perkembangan globalisasi dan revolusi industri telah mengubah lanskap ketenagakerjaan, sehingga menuntut sistem penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang adaptif dan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode dan skema Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) dalam meningkatkan efektivitas sistem hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan normatif-empiris melalui kajian terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004, telaah literatur ilmiah, serta analisis praktik penyelesaian sengketa melalui mekanisme bipartit, mediasi, konsiliasi, arbitrase, dan Pengadilan Hubungan Industrial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselisihan hubungan industrial dipengaruhi oleh ketimpangan posisi tawar antara pekerja dan pengusaha, rendahnya kepatuhan terhadap regulasi, serta munculnya model kerja berbasis platform digital. Selain itu, efektivitas mekanisme penyelesaian yang berjenjang masih terkendala oleh lamanya proses, keterbatasan kapasitas aparatur, dan rendahnya literasi hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi mekanisme non-litigasi, penguatan dialog sosial tripartit, serta pemanfaatan digitalisasi dan teknologi berpotensi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan perlindungan hukum ketenagakerjaan.
References
Abd Latip, L., & Ainiyah. (2018). Mediasi sebagai penyelesaian permasalahan tenaga kerja di Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kompetensi, 12(2), 55–68. DOI: https://doi.org/10.21107/kompetensi.v12i2.4950
Anderson, P., & Miller, J. (2021). Collective bargaining and dispute resolution in Southeast Asia: Effectiveness and challenges. International Journal of Employment Studies, 29(2), 122–141. https://doi.org/10.1080/ijes.2021.29.2.
Budiono, A. R. (2021). Labour dispute resolution and industrial relations in Indonesia: Challenges and opportunities. Journal of Industrial Law, 45(2), 211–230. https://doi.org/10.2139/ssrn.3756321 DOI: https://doi.org/10.2139/ssrn.3756321
Cameron, J., & Davis, R. (2022). Normative-empirical approaches in labour law studies: A comparative analysis. Global Journal of Legal Research, 12(3), 201–223. https://doi.org/10.1016/j.gjlr.2022.03.005
Choudhury, R., & Chaturvedi, A. (2020). Alternative dispute resolution in labour law: Global perspectives. International Journal of Employment Studies, 28(1), 65–84. https://doi.org/10.1080/ijes.2020.28.1
Choudhury, R., & Chaturvedi, A. (2021). Labour rights and platform-based employment: Lessons from emerging economies. International Labour Review, 160(4), 531–556. https://doi.org/10.1111/ilr.12345 DOI: https://doi.org/10.1111/ilr.12345
Darwan Prints. (2000). Hukum ketenagakerjaan Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Ellyna Putri Nugrahan, A. M. K., & Singadimedja, H. (2020). Aspek hukum hubungan industrial terkait aksi mogok kerja oleh serikat pekerja di PT. DOI: https://doi.org/10.23920/jphp.v2i1.262
Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. Jurnal Poros Hukum Padjajaran, 2(1), 44–59. https://doi.org/10.22146/jphp.2020.124
Husni, L. (2000). Pengantar hukum ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada. International Labour Organization. (2022). World employment and social outlook: Trends 2022. Geneva: ILO.
International Labour Organization. (2023). Digital transformation in industrial dispute resolution. Geneva: ILO.
Mantilia, R. (2021). Konsep penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara serikat pekerja dengan perusahaan melalui combined process (med- arbitrase). Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(1), 13–27. https://doi.org/10.33884/bmh.v6i1.1234 DOI: https://doi.org/10.23920/jbmh.v6i1.252
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Innovations in labour law and dispute settlement mechanisms. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/oecd.2023
Soepomo, I. (1972). Hukum perburuhan: Undang-undang dan peraturan-peraturan.Jakarta: Djambatan. Suryomukti, R. (2022). Tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dalam sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(3), 287–310. https://doi.org/10.20473/jhp.v52i3.2022
Suwondo, E., & Kartika, M. (2022). Industrial court effectiveness in resolving labour disputes in Indonesia. Asian Journal of Industrial Relations, 14(2), 101–119. https://doi.org/10.2139/ssrn.3845123
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 IBLAM LAW REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
IBLAM Law Review by https://ejurnal.iblam.ac.id/IRL/index.php/ILR/index is licensed under Attribution-ShareAlike 4.0 International



